Hari-hari terasa berat waktu kamu tidak ada disini..
Semuanya kosong, semuanya…..
Ini hari ke enam kamu tidak ada lagi. Kamu tahu apa yang aku rasakan disini, aku kesepian. Apa kamu juga merasakan hal yang sama disana ? sama seperti aku yang sedih disini….
Kenapa kamu memilih jalan yang ini, apa tidak ada jalan lain yang bisa kamu pilih selain ini. Selain meninggalkan aku dan pergi begitu aja. Kenapa kamu tidak ingin membicarakan dulu dengan aku.
Semua pertanyaan ku itu tidak akan pernah terjawab lagi, kamu pergi.
Kamu tahu, kadang aku menyesal dan marah lahir di keluarga ini. Kadang aku berfikir, andai saja aku lahir dengan gaya hidup yang sama seperti kamu, andai saja semua materi ini tidak menjadi penghalang semuanya dan andai saja orang tua bukan factor penentu dalam memutuskan pilihan anaknya. Semuanya tidak akan sesulit ini. Aku hanya ingin menjadi sama sepertimu, sehingga tidak ada yang tersakiti seperti ini.
Dari awal hubungan ini semuanya memang tampak tidak mungkin, tapi kita bisa membuatnya mungkin dan aku berharap ini bisa seterusnya. Aku tidak tahu kalau ternyata kamu beban dengan semua ini. Aku tidak pernah merasa lelah, tapi ternyata kamu sangat kelelahan menjalaninya. Aku tidak pernah lelah mencari jalan untuk hubungan ini, tapi ternyata kamu sudah lelah sekali mencari jalan untuk hubungan ini. Apa yang aku bisa lakukan kalau kamu sudah terbebani dan kelelahan seperti ini …
Banyak harapan yang aku letakkan di hubungan ini, semuanya indah. Aku pikir kamu juga meletakkan banyak harapan dan mimpimu di hubungan ini, tapi ternyata kamu menyimpannya untuk dirimu sendiri dan tidak ada aku di dalam mimpi dan harapanmu. Selalu ada kamu di setiap mimpi dan harapanku, dimana kamu letakkan aku dalam hidupmu. Apa aku hanya angin yang berhembus saja di hidupmu dan akan pergi setelah ia lelah berhembus atau aku hanya menjadi barang kesayanganmu yang kamu letakkan dan hanya kamu sentuh jika kamu ingin menyentuhnya. Apa aku seperti itu di hidupmu…
Ini seperti mimpi, bahagia ini seperti mimpi. Yang akan hilang kalau aku terbangun dari tidurku. Kalau bahagia ini hanya mimpi, aku tidak akan pernah ingin terbangun dari tidurku supaya tetap ada kamu disini, di setiap mimpi dan harapanku, di setiap tangisku dan tawaku.
Apa yang kamu rasakan sekarang, setelah memutuskan untuk meninggalkan ini semua. Aku tidak pernah siap dengan ini semua, aku sedih sepanjang hari, menangisimu. Aku tahu tidak ada gunanya sedih sepanjang hari dan menangisimu, karena itu juga tidak akan membuatmu kembali disini. Tolong katakan apa yang harus aku lakukan. Aku bingung, otakku seperti tidak berada di tempatnya. Semuanya buruk. Semuanya membuatku semakin tertekan disini.
Mengapa kamu punya pilihan dan aku tidak punya pilihan, mengapa kamu bisa membuat suatu keputusan dan aku tidak bisa membuat keputusan, mengapa kamu begitu mudah melepasku dan aku tidak bisa melepasmu. Aku lelah sayang, bukan karena kamu tapi lelah melihat kamu begitu mudahnya melepas aku dan semuanya. Aku sayang kamu lebih dari yang kamu tahu, lebih dari yang kamu rasakan.
Rasanya kamu memaksa aku untuk menyerah, aku tidak ingin tapi aku lelah dan semua tenagaku sudah habis sayang. Kapan kesedihan ini berakhir, rasakan apa yang aku rasakan sekarang. Bagaimana kalau kamu di posisi ini. Sepertinya sudah tidak penting lagi ditanyakan seberapa penting aku buat kamu, karena memang nyatanya aku tidak pernah penting.
Aku sedih sayang, sangat. Lebih dari yang kamu tahu. Kamu bilang kamu tidak tega, tapi kenyataannya kamu tega sayang dan menghancurkan aku sangat dalam.
Aku tidak tahu apa yang harus aku katakana lagi, aku sangat sedih sayang… sangat…
19-05-2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar