Sudah hampir 5 bulan. Semangat sekali rasanya menjalani hubungan ini. Walaupun kangen sudah seperti “makanan” sehari-hari, yang ibaratnya walaupun sudah diberi makan tetap saja kelaparan. Seperti itu rasanya kangen kalau long distance. Bertengkar jarak jauh juga jadi salah satu “bumbu” yang paling seru, karena kita tidak bisa melihat ekspresi wajah masing-masing dan tidak bisa menyentuh hanya untuk sekedar menenangkan hati masing-masing. Rasanya sedikit menyiksa, tapi nikmat kalau kita memandangnya dari sisi yang positif.
Sebesar apa aku sayang kamu ? yang pasti lebih besar dari es the jumbo favoritku . Buat aku long distance itu punya kebanggaan tersendiri. Rasanya bangga kalau kita bisa menyelesaikan masalah kita yang berat walaupun dengan jarak yang jauh, tanpa bisa bertemu, tanpa melihat wajah masing-masing, dan tanpa genggaman tangan yang saling menenangkan hati kita. Itu salah satu hal yang aku bangga dari kamu dan hubungan kita.
Tuhan pasti sudah tahu kalau kita sama-sama kuat, karena itu Tuhan membuat kondisinya seperti ini. Dan Tuhan juga tahu kalau kita pasti bisa melewati semuanya, karena itu kita selalu bisa melewati masalah kita dengan baik. Tidak pernah ingin menyerah untuk ini.






