Apa rasanya kalau kita dibenci seseorang karena perbuatan orang lain, padahal kita tidak pernah tahu dimana letak kesalahan kita. Sangat menyakitkan memang, karena kita merasa tidak pernah melakukan kesalahan atau ikut andil dalam kesalahan yang dilakukan orang lain tapi kita terkena efeknya. Yaitu dibenci.
Berusaha tidak memperdulikannya atau berpura-pura tidak tahu kalau dibenci mungkin sikap yang tepat. Tapi untuk beberapa orang yang memiliki kepekaan tinggi, itu sangat mengganggu pikiran, suasana hati dan menjadi beban tersendiri. Mungkin akan lebih baik kalau orang yang membenci kita mengatakannya secara langsung kalau dia membenci kita dan mau membicarakan mengapa dia membenci kita karena kesalahan orang lain. Ini solusi yang cukup adil dan sifat dewasa yang seharusnya dilakukan. Memang akan sangat menyakitkan, tapi sebenarnya akan jauh lebih menyakitkan kalau orang yang membenci kita hanya melihat kita dengan tatapan yang sangat tidak bersahabat, sikap yang tidak bersahabat, dan mengatakan “aku tidak membencimu” padahal di dalam hatinya banyak kebencian yang dia simpan.
Ya ini sifat buruk dari manusia yang sedikit susah untuk dirubah, berbohong pada dirinya sendiri. orang tua saya sering mengatakan kepada saya bahwa hal yang paling sulit untuk dilakukan dalam hidup ini adalah jujur pada dirinya sendiri, ikhlas dan sabar. Dan semakin saya beranjak dewasa dan mulai dihadapkan pada masalah-masalah yang tidak pernah saya temui pada saat saya kecil, ketiga hal itu memang bagian tersulit untuk dilakukan. Saya memang bukan orang yang baik, tapi saya juga bukan orang yang jahat, dan untuk jujur pada diri sendiri memang tidak mudah. Dalam proses saya beranjak dewasa semakin banyak orang yang sulit untuk jujur pada dirinya sendiri, misalnya dengan menyimpan banyak kebencian dan tidak pernah berani mengatakannya, lalu hanya bersikap tidak menyenangkan yang pada akhirnya akan mengganggu orang lain.
Orang lain membenci kita karena perbuatan orang lain, rasanya sangat tidak masuk akal. Rasanya seperti ingin marah karena merasa diperlakukan tidak adil, ingin bertanya pada mereka kenapa mereka membenci kita dan mengatakan bahwa mereka tidak mempunyai hak sama sekali untuk marah pada kita untuk hal – hal yang tidak pernah kita lakukan. Ketika semua perasaan ini muncul, kesabaran dan keikhlasan kita memang benar – benar diuji.
