Hal ini banyak sekali merubah diriku
sendiri. Aku sendiri merasa heran, dia begitu besar berpengaruh di kehidupanku.
Seperti yang dia katakan, hal hal dasar psti ada yang tidak berubah. Tapi ada
hal yang lebih besar yang merubah hidupku.
Orang – orang yang dulu meninggalkan
luka yang banyak, ini yang menyebabkan aku selalu takut kehilangan dan perasaan
yang lebih peka. Rasa khawatir untuk disakiti selalu ada, memang bukan secara
fisik, tapi secara psikis orang – orang itu sangat menyakitkan. Mungkin kamu
tidak ada di posisiku, tapi coba sesekali bayangkan kamu sebagai perempuan dan
ada di posisi ini.
Selama hampir 2 tahun ini, emosiku
yang dulu berantakan sekali, rasa sabar yang dulu aku tidak pernah punya,
sekarang semuanya ada dan jauh lebih baik. Hargai semua usahaku, punya rasa
sabar yang hanya segini, itu butuh banyak usaha. Kamu tidak pernah tahu
bagaimana usahanya. Capek. Beri aku sedikit pengertian, rasa perduli, cinta,
dan rasa dibutuhkan serta dihargai.
Aku Cuma ingin didengar ketika
bercerita, ditanggapi ketika mebutuhkan. Aku sering mendengar orang bercerita,
tapi orang – orang sulit sekali menjadi pendengar yang baik. Bahkan orang
terdekat sekalipun. Rasa diremehkan dan tidak dibutuhkan. Rasanya menyakitkan.
Suatu saat kalau Tuhan mengambil aku
terlebih dulu, kamu harus menjadi lebih baik lagi. Ingat, aku sangat mencintai
kamu seperti yang selalu aku bilang ke kamu. Jangan pernah melakukan hal – hal yang
menyakiti aku kepada orang lain. Aku tidak pernah bisa tanpa kamu. Aku selalu
berdoa supaya aku yang “kembali”
terlebih dulu. Kamu harus jadi manusia yang lebih baik.
I love you as always..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar