Setiap ada orang yang berbohong kepada saya, saya selalu tahu di dalam hati kalau dia berbohong. Sekecil apapun dia berbohong, saya merasa di dalam hati saya. Tapi kadang saya hanya diam dan membiarkan dia melanjutkan apa yang dia bicarakan. Saya sering sekali merasa seperti ini, dibohongi. :)
kecewa pasti, tapi saya bersyukur saya bisa merasakan dia berbohong dan hanya berharap dia tidak mengulanginya lagi. Kebohongan - kebohongan kecil terkadang memang menyakitkan walaupun bagi yang berbohong itu cuma hal kecil saja.
Dalam hal ini, bukan berarti saya tidak pernah berbohong, sebagai manusia biasa tidak ada orang yang tidak pernah berbohong, termasuk saya. Dan ini juga jadi pelajaran buat saya kalau berbohong akan mengecewakan orang lain. Dan saya juga tidak ingin dikecewakan siapapun karena kebohongannya.
Hal - hal kecil yang dianggap sepele untuk tidak diceritakan kadang dianggap penting bagi yang lain, apalagi menyangkut sebuah "hubungan", keterbukaan dan jujur sangat penting. Kebohongan kecil bisa saja merubah hal - hal yang biasa menjadi luar biasa rumit. Mengecewakan satu orang akan membuat kecewa pasangannya, karena di dalam sebuah hubungan sudah tidak ada aku dan kamu tapi "kita".
Terkadang saya hanya ingin orang lain tahu kalau terkadang saya mengetahui kalau mereka sedang berbohong kepada saya. :) Tetapi setiap orang berbeda dan saya tidak bisa memaksa mereka untuk peka.
Saya berusaha keras untuk tidak mengecewakan dia atau siapapun, jadi jangan kecewakan saya dengan kebohongan - kebohongan kecil yang seharusnya saya tahu tanpa perlu berbohong. Akan lebih menyenangkan kalau saya tahu dari mulutnya daripada saya tahu dengan sendirinya dan yang lain tetap berbohong. :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar