Setahun tanpa kamu memang bukan hal yang mudah. Tapi ternyata aku berhasil melewatinya dengan susah payah. Mungkin kamu tidak akan pernah tahu rasanya satu tahun ini tanpa kamu.
Bayangkan bagaimana rasanya ketika kamu harus tetap tersenyum, padahal sebenarnya kamu ingin menangis. bayangkan bagaimana rasanya ketika kamu harus tetap berbicara, padahal sebenarnya kamu hanya ingin diam. bayangkan rasanya ketika kamu merasa kesepian di tengah-tengah keramaian yang ada. Bayangkan rasanya ketika kamu hanya ingin berlari sekencang mungkin dan melewati semua peristiwa yang terjadi, tapi ternyata keadaan memaksamu untuk tetap berjalan dan merasakan setiap detik yang terlewati. Bayangkan semua itu terjadi selama satu tahun ini. Dan betapa beratnya itu semua untuk dijalani tanpa kamu.
Bukan hal yang mudah untuk tetap bisa mengahdap ke depan tanpa menoleh lagi ke belakang. Aku mengikhlaskan semua yang terjadi, berusaha untuk mulai membiasakan diri seperti kamu yang sudah terbiasa. Aku berharap kamu mudah menjalani satu tahun ini, dan mungkin kamu sudah melupakan.
Satu tahun ini mungkin pendewasaan yang sangat berat. Kita menata hidup kita masing-masing, kamu menjalani hidupmu sendiri dengan caramu sendiri dan aku menjalani hidupku dengan caraku sendiri. Aku masih sering merindukanmu, dan itu bukan hal yang mudah untuk dihilangkan. Mungkin kamu tidak pernah mengingat semuanya, tapi aku masih mengingat semuanya di hari ini satu tahun yang lalu. Dan hanya tersenyum saja mengingat apa yang kamu katakan padaku hari ini satu tahun yang lalu.
love you, always.. :))
"There is always some madness in love. But there is also always some reason in madness."
(Friedrich Nietzsche)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar